Seperjalanan metamorfosisku,
Aku tak menemukan cermin,
Yang bisa membuatku sadar bahwa aku ulat yang buruk.
Tidak ada yang memberi tahuku,
Di akhir metamorfosis aku bisa jadi kupu-kupu,
Kupu-kupu cantik yang indah.
Dan bukankah Allah menyukai keindahan?
Ketika aku melewati itu semua dengan ketidaktahuan,
Aku menjadi kupu-kupu,
Tapi tidak indah.
Apakah Allah benci padaku?
Tidak.
BagiNya segalanya menjadi mungkin.
Kesempatan tiada batas di mataNya,
Hingga aku bermetamorfosis lagi,
Dengan semua pengetahuan kuserap dalam kepompongku.
Ketika menjadi kupu-kupu,
Aku menjadi kupu-kupu yang indah.
Sedikit.
Kesempatan tiada batas bagiNya,
Kesempatan untuk lebih baik.
Dan karena kesempatan yang tiada batas tersebut hanya menurutNya,
Aku berubah sesuai keinginanNya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar